bebas ceritACerita bebas
kumpulan esai-esaiku

the TERRORIST

memperingati tragedi 911?
coba renungkan barang sejenak
agar tidak keliru berfikir dan bertindak

TERORIS
sejak awal tak pernah jelas
kepada siapa kata ini dilekatkan
apakah kepada para pembela agama yang berjuang demi keadilan
apakah kepada para orang muda yang menuntut persamaan
apakah kepada setiap orang yang kehendaknya tak tersampaikan
ataukah kepada mereka yang tak mendapat tempat sedikitpun di sisi hegemoni
kata ini memiliki unsur magis yang dapat menggiring pendengarnya menjadi
bergidik, ketakutan, gelisah dan putus asa
lebih dari itu, idiom ini diciptakan dan dimunculkan sebagai mesin pencuci otak
agar setiap orang saling curiga dan membenci
karena inalah tujuan utama, karena inilah cita-cita para penguasa untuk mempermudah
rengkuhan kekuasaannya.
jadi, sekali renungkan perlukah memperingati tragedi 911?

One Response to “the TERRORIST”

  1. Ya mungkin mereka tidak memperingati TERORISNYA tetapi kematian keluarganya. Seperti kata orang2 santri matang puluh, nyeratus, mendak atau haul… :D


Leave a Reply