bebas ceritACerita bebas
kumpulan esai-esaiku

mencari diri

“Warung” adalah istilah umum di Indonesia untuk menggambarkan sebuah tempat jualan yang umumnya kecil sepetak selarik yang menjual secara spesifik satu atau dua jenis barang. Seperti misalnya warung kopi. Suatu petak tempat dimana orang datang untuk membeli dan tentu saja meneguk segelas kopi. Namun pada kenyataannya tidak hanya minuman kopi saja yang disediakan namun sudah berdiversifikasi menyediakan minuman dan makanan lain yang sangat bervariasi. Bisa dikatakan “food and beverage” dengan nuansa kampung yang sangat kental.

Warung juga tidak melulu berkaitan dengan urusan minum kopi dan makan jajanan pasar. Warung yang ada sekarang bisa jadi sebuah kios kecil yang tidak terkotak dalam los-los pasar tradisional yang ditagih restribusinya sebulan sekali atau kadang berkali-kali oleh para preman yang mengaku sebagai penjaga dan pelindung mereka. Entah melindungi mereka dari siapa. Warung bisa jadi berada dan menjadi satu dengan rumah, menjual segala macam barang kelontong sehari-hari macam sembako, minyak tanah, alat dapur, sabun, sampo, obat-obatan, bahkan sampai barang-barang urusan pribadi macam pembalut, kondom dan segala macam yang lain.

Tengoklah Wikipedia yang menggambarkan warung secara simple namun comprehensive:

A warung (old spelling waroeng) is a type of small family owned business — often
a casual, usually outdoor restaurant — in Indonesia.

The term can also be used to refer to many other types of shop, including the
wartel (short for warung telepon, essentially a manned phone booth) and warnet (short
for warung internet Internet café)

Dengan defenisi dan pemahaman seperti inilah blog ini mencoba merangkul berbagai keragaman ilmu, pengalaman, latar belakang, kecerdasan, kebodohan dan segala yang ambivalensi untuk dilahap oleh semua pengakses dan pembaca. Tujuan akhir dari semua ini adalah pengetahuan yang maha luas tak terbatas yang harus dibuka oleh pikiran kita agar kita memiliki mind set yang mumpuni, canggih, bernalar namun manusiawi yang kelak berguna bagi kita dalam sentuhan kehidupan sehari hari. Tidak perlu yang muluk-muluk dan utopis, namun menjadikan hidup kita berbeda dari yang iasanya.

Kerumunan orang dalam warung adalah sebuah transfer informasi, sebuah wahana luas terciptanya informasi, sebuah kendaraan tumpangan gratis yang mengantarkan informasi kepada setiap individu yang bersedia.

Warung informasi demikian mungkin istilahnya kali ini. Penjaga warungpun terkadang hanya memfasilitasi, mendengarkan menggetok-tularkan ribuan informasi yang mengalir hilir mudik setiap harinya. Sebuah sentral kemajemukan dan peradaban manusia yang sederhana namun dahsyat kekuatannya.

Anda pun diharapkan bisa menulisnya di sini ribuan kali agar warung ini tidak sepi. Agar informasi disini tidak cepat basi. Agar isi kepala setiap individu terpenuhi. Semoga

Salam!

myflag_team

Belum Ada Tanggapan to “mencari diri”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: